Rabu, 06 Juni 2018

HANYA ISLAM YANG MENGERTI WANITA


Saya mengajak kita semua merenungkan hal ini, agar kita faham siapa yang sesungguhnya mengerti seorang Wanita.
"Hanya untuk mempromosikan produk seharga 3000 Rupiah (Sabun), wanita dibiarkan membuka auratnya dan ditonton semua mata.
"Hanya demi mempromosikan produk seharga 500 perak (shampo), wanita dibiarkan berpose setengah telanjang dan ditonton semua mata.
"Hanya untuk mempromosikan obat atau produk kebersihan lainnya, wanita dibiarkan berakting tidak normal dan ditonton semua mata"
Dan masih banyak lagi contoh lainnya, yang menjadikan wanita sebagai alat pemikat daya tarik.
Lalu, apa untungnya bagi wanita ?
Tidak ada sama sekali.
Meski mereka meraup untung bermiliar, namun jika harus mengobral aurat dan mendatangkan kehinaan, apalah nikmatnya.
Kalau hanya karena demi uang...
PSK pun bisa.
Maling pun bisa.
Menipu pun bisa.
Namun, masalah hidup ternyata bukanlah ada atau tidaknya uang.
Masalahnya ternyata, ada pada "HATI".
Jika hati tenang, damai dan bahagia karena cucuran rahmat Ilahi, maka rumah yang sempit pun akan terasa di dalam istana.
Sebaliknya, jika hati risau terus dan tak punya arah, istana pun akan terasa gersang dan kumuh.
Untuk itulah...
Islam hadir sebagai penyelamat wanita.
Kalau bukan Islam, siapa lagi yang menghormati bagian tubuh wanita??? Karenanya wanita diwajibkan menutup aurat.
Kalau bukan Islam, siapa lagi yang meminta wanita wajib dinafkahi??? Karenanya wanita bagai seorang permaesuri yang menanti hadiah dari sang Raja.
Kalau bukan Islam, siapa lagi yang menghormati kepala dan kaki wanita??? Karenanya mereka diwajibkan menutupnya.
Aduhai Islam...
Tanpamu, Wanita tak mungkin mulia dan mempesona.